Operasi Ketupat Kayan 2021 Selesai, Ini Temuan Petugas di Lapangan

0
15
https://benuanta.co.id/index.php/2021/05/18/operasi-ketupat-kayan-2021-selesai-ini-temuan-petugas-di-lapangan/39408/14/01/37/

TANJUNG SELOR – Operasi kepolisian yang telah berlangsung selama 2 pekan, Operasi Ketupat Kayan 2021 sejak tanggal 6 hingga 17 Mei telah berakhir. Petugas yang melakukan pengamanan dan penjagaan di pintu perbatasan telah menyekat dan memutarbalikkan pemudik ke daerah asal.

“Operasi Ketupat yang berjalan selama 12 hari telah berakhir pada pukul 24.00 dini hari tadi,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat kepada benuanta.co.id, Selasa 18 Mei 2021.

Kata dia dalam pelaksanaan operasi yang menurunkan 567 personel gabungan itu dilakukan dengan cara preemtif dan preventif. Serta dalam pelaksanaannya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Jumlah pos penyekatan ada 9 dan pos Pam ada 31 baik di terminal, pelabuhan maupun di bandara,” bebernya.

Selama Operasi Ketupat berlangsung, petugas dapati kendaraan yang melintas sebanyak 712 unit, dengan jumlah kendaraan yang diputar balik ada 37 unit, serta jumlah kendaraan yang dapat melintas disertai dokumen lengkap ada 207 unit. “Dari operasi ini setidaknya ada 46 orang yang kita swab secara acak dan hasilnya negatif,” jelasnya.

Petugas juga mencatat untuk jumlah penumpang selama Operasi Ketupat ini untuk keberangkatan di dalam Kaltara sebanyak 8.589 orang dan keluar Kaltara sebanyak 172 orang. Sementara untuk kedatangan, terdata sebanyak 7.769 orang di dalam Kaltara dan ada 80 dari luar Kaltara. “Jadi total penumpang baik armada kapal, pesawat dan bus itu sebanyak 16.610 orang,” sebutnya.

Budi menjelaskan untuk warga yang mudik keluar Kaltara ini dominan menggunakan pesawat yang berjumlah 172 orang lalu jumlah pemudik masuk Kaltara ada 263 orang.

“Itu terdiri dari 80 orang masuk Kaltara menggunakan pesawat di bandara Tarakan. Sisanya ada 183 orang tediri dari 98 orang perjalanan dinas, 6 orang karena ada keluarga meninggal, 6 orang karena mendampingi orang sakit dan 73 orang menjenguk keluarga itu masuk melalui Pos penyekatan KM 57 Kaltim Kaltara,” ucapnya.

Tak hanya itu, selama 12 hari Operasi Ketupat Kayan 2021, didapati adanya kejadian laka lantas di jalan raya. Setidaknya ada 6 orang terdata yang mengalami kecelakaan baik luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia. Kemudian untuk penegakan hukum lantas seperti tilang dan teguran ada 811 orang yakni 5 penilangan dan 806 teguran. “Yang meninggal dunia ada 2 orang, luka berat ada 6 orang dan luka ringan ada 3 orang,” paparnya.

Dia menambahkan, dalam operasi ini didapati adanya gangguan kamtibmas, kejahatan, dan kejahatan konvensional menonjol ada 20 kasus dari seluruh daerah.

“Ada 3 kasus narkoba, 8 kasus pencurian, 3 kasus penganiayaan, 1 kasus perdagangan manusia, 1  kasus perjudian sabung ayam, 2 kasus pencabulan, 1 kasus pembunuhan dan 1 kasus korupsi,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Sumber: https://benuanta.co.id/index.php/2021/05/18/operasi-ketupat-kayan-2021-selesai-ini-temuan-petugas-di-lapangan/39408/14/01/37/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here