Hanya Kapal Perintis Logistik yang Beroperasi

0
18
https://korankaltara.com/hanya-kapal-perintis-logistik-yang-beroperasi/

TARAKAN, Koran Kaltara — PT. Pelni akhirnya memutuskan untuk tidak mengoperasikan dua kapal penumpang miliknya, sejak larangan mudik diberlakukan, 6 Mei hingga 17 Mei. Awalnya, Pelni sempat berencana untuk tetap mengoperasikan kapal penumpang, KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang dengan catatan hanya mengangkut logistik.

“Keputusan untuk armada kapal PT Pelni yang biasa mengangkut penumpang antarprovinsi tidak beroperasi, diambil pihak manajemen PT Pelni. Pertimbangannya untuk mengikuti instruksi pemerintah terkait larangan mudik sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021,” ujar Kepala Cabang PT Pelni Tarakan Wendy Richard Imkotta, Jumat (30/4/2021).

Meski kapal yang biasa mengangkut penumpang tidak beroperasi sementara waktu, untuk kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97 tetap beroperasi. Namun, catatan hanya mengangkut logistik atau barang.

“Kalau apakah kapal perintis bisa mengangkut penumpang, masih menunggu keputusan dari Dirjen Perhubungan Laut,” tuturnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat dari Dirjen Perhubungan Laut apakah kapal perintis bisa mengangkut penumpang atau tidak. Diakuinya, sebelum ini Pelni hanya membolehkan angkutan pembawa logistik dan barang untuk kapal perintis.

Armada penumpang milik Pelni, terakhir melayani pelayaran pada tanggal 30 Mei di Tarakan yakni KM Lambelu dengan tujuan akhir ke Makassar. Setibanya di Makassar nanti, KM Lambelu akan stanby. Sedangkan KM Bukit Siguntang akan stanby di Nunukan.

“Nanti, dua kapal ini, baru beroperasi kembali setelah melewati masa larangan mudik 6 Mei hingga 17 Mei, dengan kita atur ulang lagi jadwal keberangkatannya,” ungkapnya.

Terkait larangan mudik ini juga disampaikan perwakilan PT ASDP di Tarakan, Evi Kusuma untuk salah satu armadanya yakni KMP Julung-Julung tidak beroperasi sementara waktu. ASDP memiliki tiga armada, KMP Julung-Julung, KMP Manta I dan KMP Manta II, dari ketiga armada ini hanya KMP Julung-Julung saja yang melayani pelayaran jarak jauh atau antar provinsi.

KMP Julung-julung ini melayani penumpang dan barang maupun kendaraan tujuan Tolitoli, sekali seminggu. Selanjutnya, otomatis pada tanggal 6 Mei hingga 17 Mei untuk kapal ini tidak beroperasi. Sementara untuk dua kapal lainnya tetap beroperasi normal.

Sementara KMP Manta I memiliki jadwal keberangkatan dari Tarakan menuju Nunukan, Sebatik satu minggu tiga kali yakni Selasa, Kamis dan Sabtu. KMP Manta II tujuan keberangkatan dari Tarakan menuju ke Sebawang dan Tana Tidung.

“Tapi tergantung dari pasang surut, karena melewati sungai, yang jelas setiap bulannya ada 15 kali pulang pergi. Kalau dua kapal ini memang hanya melayani pelayaran antar kabupaten, kota di satu provinsi,” tandasnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Nurul Lamunsari

Sumber: https://korankaltara.com/hanya-kapal-perintis-logistik-yang-beroperasi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here