KABUPATEN NUNUKAN — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Utara, melalui Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP), sukses menggelar Training For Trainer (T.F.T) Rekrutmen Tarbawi. Kegiatan strategis yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan Utara ini berlangsung di Cafe Sayn, Kabupaten Nunukan, mulai Jumat hingga Ahad, 15–17 Mei 2026.
Peserta kegiatan ini terdiri dari anggota pelopor PKS dan pengurus BKAP PKS se-Kalimantan Utara. Sebagai informasi, pelatihan ini dikhususkan bagi para kader yang telah memiliki binaan. Untuk memberikan pembekalan yang optimal, training ini menghadirkan langsung tim pemateri luar biasa dari BKAP DPP PKS, antara lain:
- Rahmat Syah, M.M. (Wakil Ketua II BKAP DPP)
- Dr. Pardan Prasetyo (Ketua Departemen Rekrutmen dan Seleksi BKAP DPP)
- Syamsul Bahri, Lc., M.A. Al-Hafizh (Sekretaris Departemen Al-Quran dan Kurikulum BKAP DPP)
Investasi Jangka Panjang dan Penguatan Strategi Dakwah
Ketua DPW PKS Kaltara, Asep Mahmudin, menegaskan bahwa agenda TFT Rekruting Tarbawi ini merupakan momentum krusial untuk memperkokoh fondasi kaderisasi di wilayah Kalimantan Utara. Kehadiran tim pemateri dari pusat dinilai memberikan suntikan semangat baru serta arah strategi yang lebih tajam bagi struktur wilayah.

“Alhamdulillah, kegiatan TFT Rekruting Tarbawi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas kaderisasi dan rekrutmen tarbawi di wilayah Kalimantan Utara. Kehadiran tim pemateri dari BKAP DPP PKS memberikan semangat, wawasan, serta penguatan strategi dalam membangun pola rekrutmen yang lebih terarah, sistematis, dan menyentuh kebutuhan umat,” ujar Asep Mahmudin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari peserta, pembimbing, hingga panitia pelaksana. Menurutnya, TFT ini adalah investasi jangka panjang partai dalam melahirkan agen perubahan di masyarakat.
“TFT ini bukan sekadar agenda pelatihan, tetapi bagian dari ikhtiar besar untuk menyiapkan kader-kader dakwah yang tangguh, militan, dan mampu menjadi pelopor pelayanan masyarakat di berbagai lini. Harapannya, setelah kegiatan ini seluruh peserta mampu menjadi penggerak rekrutmen tarbawi di daerah masing-masing, memperluas jangkauan dakwah, serta menghadirkan pembinaan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” imbuh Asep.

Materi Taktis dan Harapan Keberlanjutan Program
Senada dengan Ketua DPW, Darmanto, Ketua BKAP Wilayah menyampaikan menjelaskan bahwa tujuan utama dari diselenggarakannya program TFT ini adalah untuk memantik kembali semangat dan menyuntikkan energi baru bagi para kader di wilayah Kaltara. Melalui pelatihan ini, diharapkan intensitas dan efektivitas perekrutan serta penambahan kader baru dapat berjalan lebih masif.
Materi-materi yang disampaikan fokus pada pembekalan taktis mengenai cara melakukan perekrutan yang baik, serta strategi agar para kader baru dapat bertahan, loyal, dan bertransformasi menjadi kader yang militan. Dampak positifnya pun langsung dirasakan oleh para peserta, baik yang datang dari dalam maupun luar wilayah Nunukan. Program ini dinilai berhasil menggerakkan kembali para kader yang sebelumnya sempat pasif dalam lini perekrutan lapangan.
Melihat besarnya dampak dan antusiasme yang tinggi, Darmanto mengungkapkan bahwa para peserta menaruh harapan besar agar program ini tidak berhenti di sini. Mereka meminta kepada pihak pemateri dan DPP agar kegiatan serupa dapat dijadwalkan kembali secara berkala beberapa kali dalam setahun, bergantung pada kebijakan dan program kerja dari DPP PKS di setiap wilayah khusus, tutupnya.

(Komdigi PKS Kaltara)



