Utang Menumpuk, Garuda Terpuruk

0
34

PKS Usul Bentuk Pansus !
Usut Tuntas Pihak Yang Merugikan Garuda‼️

Utang Garuda per 30 September 2021 sebesar US$9.756 juta atau setara dengan Rp140 triliun.

Utang tersebut terus meningkat US$ 100-150 juta atau Rp 1,5-2 triliun setiap bulannya karena bunga dari penundaan pembayaran utang.

Ekuitas Negatif (kewajiban lebih besar daripada aset) sebesar US$2,8 miliar atau setara dengan Rp40 triliun.

Penyebab pembengkakan utang Garuda karena adanya tindak koruptif antara oknum manajemen lama Garuda. Pandemi Covid-19 yang telah menimpa Indonesia selama lebih dari setahun juga menjadi faktor pembengkakan utang yang tidak mampu dibayar tersebut.

Ada Apa dengan Garuda?
💢Garuda memiliki rasio biaya sewa terhadap pendapatan yang paling tinggi di dunia, yakni 24,7% atau 4x lipat lebih tinggi dari rata-rata global

Hal tersebut terjadi karena berbagai tindakan moral hazard di dalam tubuh BUMN tersebut:
– Penggelembungan jumlah pesawat yang disewa, yakni 142 unit dari kebutuhan riil 41 unit
– Penggelembungan harga sewa $1,4 juta/bulan per pesawat dari haga wajar $750 ribu/bulan per pesawat.
– Pemborosan keuangan untuk membiayai gaya hidup direksi dan komisaris

Empat opsi pemerintah dalam mengatasi krisis yang menimpa Garuda:
1. Memberikan pinjaman atau suntikan modal
2. Menggunakan hukum perlindungan kebangkrutan untuk merestrukturisasi perusahaan
3. Restrukturisasi Garuda dan mendirikan perusahaan maskapai nasional baru
4. Melikuidasi Garuda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here