Syamsuddin Arfah Nilai Data Kematian Covid-19 Harus Disampaikan dengan Akurat

0
51
https://benuanta.co.id/index.php/2021/08/12/syamsuddin-arfah-nilai-data-kematian-covid-19-harus-disampaikan-dengan-akurat/47130/21/06/45/

benuanta.co.id, TARAKAN – Berkaitan dengan penghapusan angka kematian Covid-19 oleh pemerintah pusat, anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah bersepakat dengan langkah Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara yang tetap melanjutkan pendataan.

Dikatakan Syamsuddin Arfah, data kematian pasien Covid-19 sangatlah urgen dan penting mengingat melalui data tersebut dapat menjadi analisa dan rujukan penanganan Covid-19.

“Data kematian Covid-19 tidak bisa dihilangkan, karena dari data itulah kita bisa mengantisipasi, mengetahui, menganalisa dan mengevaluasi secara pasti tentang penanganan Covid-19. Kalau dibilang Covid-19 itu horor ya harus dibuktikan dengan data, kalau dibilang Covid-19 itu biasa saja ya juga harus pakai data,” jelas Syamsuddin kepada benuanta.co.id pada Kamis, 11 Agustus 2021.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, untuk mengevaluasi beberapa data Covid-19 yang tidak pasti, pemerintah pusat tak perlu menghapus angka kematian Covid-19. “Kalau publik tidak tahu angka kematian Covid-19, maka berpotensi salah menyikapi pandemi Covid-19 ini, repot jadinya,”tambah pria yang gemar melakukan aktivitas olahraga itu.

Wakil rakyat dapil Tarakan itu mendukung penuh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara atau Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara untuk tetap mendata angka kematian Covid-19 maupun angka lainnya dan dikirimkan ke pusat seakurat mungkin.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara yang juga Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum melalui juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, SKM., MPH menyatakan, pihaknya tetap melanjutkan pendataan dan pengiriman data Covid-19 ke pusat seperti biasanya, termasuk data kematian pasien Covid-19.

“Laporan yang kami rekap dan kirim ke pusat masih seperti biasa, tidak ada yang dikurangi dan tetap sebagai bahan analisis data situasi Covid-19 khususnya di Kaltara,” jelasnya pada Rabu, 11 Agustus 2021.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian  Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kaltara, indikator jumlah atau angka kematian merupakan indikator yang sangat penting.

“Angka kematian akibat Covid-19 itu penting karena untuk melihat sejauh mana dampak dari pandemi yang terjadi dan langkah apa yg perlu diambil. Mungkin di pusat hanya untuk restorasi data dulu karena selama ini banyak data yang mereka terima dari daerah belum sama definisi operasionalnya jadi hasil analisisnya kurang tepat,” tambah Agust.

Beber Agust, selama ini pendataan Covid-19 di bumi Benuanta tidak mengalami kendala sehingga pihaknya selalu berkoordinasi baik dengan pemerintah pusat. “Tidak ada kendala, data rutin setiap hari dikirim dari Dinkes kabupaten kota ke provinsi dan dari provinsi rutin setiap hari kirim ke pusat,” tandas jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara.(*)

 

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor: M. Yanudin

Sumber: https://benuanta.co.id/index.php/2021/08/12/syamsuddin-arfah-nilai-data-kematian-covid-19-harus-disampaikan-dengan-akurat/47130/21/06/45/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here