Rofik Resmikan Program Desa Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Pemotongan Ayam di Kebumen

0
30
https://fraksi.pks.id/2021/11/08/rofik-resmikan-program-desa-inovasi-teknologi-pengolahan-limbah-pemotongan-ayam-di-kebumen/

Kebumen (08/11) — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Rofik Hananto menyalurkan bantuan program aspirasi desa berinovasi di Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen.

Inovasi teknologi yang kembangkan di Desa Kewayuhan berupa Pengolahan dan Pemanfaatan Limbah Pemotongan Ayam.

Program ini terlaksana atas Kerjasama antara Komisi VII DPR RI dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Desa Berinovasi adalah desa atau kelurahan yang mampu membangun kapasitas inovasi untuk kehidupan yang berkelanjutan, menghargai budaya yang ada, dan menemukan peluang bisnis melalui pengembangan infrastruktur pedesaan, penerapan teknologi dan inovasi untuk pengembangan produk unggulan, membangun keterampilan/kompetensi, melalui sinergi komunitas/masyarakat, dunia usaha, akademisi dan pemerintah pusat/ daerah.

Acara ini juga dihadiri oleh Camat Pejagoan Ida Indrayani, Kepala Desa Kuwayuhan Agus Sujoko, Direktur Bumdes Sartimin, dan Pengurus DPTD PKS Kebumen.

Direktur Bumdes Sartimin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan oleh Rofik Hananto.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya khususnya kepada Bapak Rofik Hananto, selaku anggota DPR RI Komisi VII, yang dari jauh mau ke desa dalam rangka untuk memajukan perkembangan di Desa.” Kata Sartimin

Dia menambahkan bahwa inovasi tersebut merupakan upaya bersama dengan Kades sejak 3 tahun terakhir mencari cara bagaimana mengelola limbah bulu ayam.

Hal tersebut diterangkan karena satu desa dapat memproduksi ayam potong kurang lebih sebesar 5 ton.

“Alhamdulillah direspon oleh Bapak Rofik Hananto beserta timnya sehingga alhamdulillah bisa turun bantuan alat pengelola limbah bulu ayam,” ujarnya.

Menurutnya setelah diuji coba, dalam satu hari mesin dapat memproses 7 kuintal limbah bulu ayam.

Senada dengan sambutan Direktur Bumdes, Kades Kuwayuhan Agus Sujoko menyampaikan apresiasinya karena apa yang diaspirasikan dapat diwujudkan.

“Kami menunggu apa yang sudah kami sampaikan, dan alhamdulillah dapat diberikan,” ujar Kades tersebut.

Camat Pejagoan Ida Indrayani, mewakili Bupati Kebumen, menyampaikan pesan bahwa kegiatan tersebut selain produktif, harapannya juga bisa menjadi ‘nilai plus’ bagi masyarakat.

“Ubah limbah jadi rupiah,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa desa harus selalu mendorong daya inovasi dan kreativitas desa.

“Sifat inovatif harus dari seluruh masyarakat desa, sehingga nanti bisa jadi potensi desa,” jelas Camat tersebut.

Rofik dalam sambutannya menyebutkan bahwa inovasi ini merupakan bentuk nyata dari aspirasi yang disampaikan kepada wakil rakyat.

Rofik menekankan bagaimana aspirasi wakil rakyat tidak terhenti di tengah jalan, namun juga ada koordinasi dengan institusi pemerintahan dan elemen masyarakat setempat.

“Sekarang kita tahu Kawuyuhan ini jadi desa sumber ekonomi karena ada pemotongan ayam, walaupun ada dampaknya yaitu limbah bau, limbah udara, limbah cair, dan sebagainya,”

“Namun dari inovasi ini dapat mengurangi limbah bulu, bahkan bisa jadi produk yang punya nilai ekonomis jadi tepung,” ujar anggota Komisi 7 DPR RI tersebut.

Rofik mengharapkan inovasi ini bisa menjadi pemicu masyarakat terus maju dalam mengembangkan bisnis yang ada.

“Bisnis itu tidak terikat budaya, disini ga terkenal ayam bisa jadi pusat pemotongan ayam, ada juga pembuatan genteng”

“Buktinya ada yang beli, artinya ada transaksi jual beli yang menguntungkan, sehingga bagaimana pusat ekonomi ini bisa berkembang terus,” ujar Rofik.

Dalam penutupannya, Rofik mengharapkan Desa Kawuyuhan bisa menjadi desa pertumbuhan ekonomi yang baru.

Sumber: https://fraksi.pks.id/2021/11/08/rofik-resmikan-program-desa-inovasi-teknologi-pengolahan-limbah-pemotongan-ayam-di-kebumen/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here