PKS Gelar PEMIRA, Tradisi Demokrasi Internal Parpol

0
1063

kaltara.pks.id – Sambut Pilkada Kaltara 2020, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memanaskan mesin politiknya melalui Pemilihan Raya Internal (PEMIRA) serentak di 5 kabupaten/kota se – kaltara, minggu (25/8/2019).

Penyelenggaraan Pemilihan Raya (Pemira) Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Provinsi Kaltara berjalan baik dan lancar. Sebagian besar kader PKS di kalimantan utara yang memiliki hak suara mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing kantor – kantor DPD PKS se kaltara, sedangkan pemilih yang berhalangan masih bisa memanfaatkan aplikasi online yang telah disiapkan.

Nasir menjelaskan Pemira diselenggarakan dalam upaya kontribusi PKSmembangun sistem demokrasi yang lebih sehat di Indonesia. Dalam menghadapi Pilkada ini PEMIRA merupakan bagian dari proses atau tahapan persiapan pemenangan pilkada untuk menjaring aspirasi seluruh kader, jaringan dan simpatisan terkait dengan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur yang akan diajukan PKS pada pilkada kaltara september 2020 mendatang

“Target utama dari pemira internal ini adalah agar sang pengambil kebijakan di partai ini mengetahui apa yang menjadi aspirasi dari kader, karena aspirasi atau keinginan para kader merupakan salah satu yang dijadikan bahan pertimbangan di samping pertimbangan – pertimbangan lainnya di dalam sebuah mengambil sebuah keputusan nantinya.”

Ia juga menambahkan adalah bahwa kader PKS merupakan aset utama partai, oleh karena itu suara atau apirasi pertama yang harus didengar adalah suara kader. Harapan kami minimal 80 % kader dari jumlah lebih dari  3.000 kader memberikan partisipasinya.

Terpenting juga dengan diselenggarakannya PEMIRA ini baik kader, jaringan, maupun simpatisan dapat mengambil pelajaran penting tentang pelaksanaan demokrasi yang sehat. Sebagai salah satu komponen penting penyelenggaraan pemerintahan, partai-partai politik di Indonesia perlu memiliki mekanisme pemilihan pemimpin yang lebih modern.

Dan terakhir PKS Kaltara juga berpesan kepada partai calon koalisi, dan bakal calon bahwa PKS mesin poltiknya sudah siap menyambut pilkada serentak tahun 2020.

Nasir pun berharap dari pelaksanaan PEMIRA ini akan didapatkan tokoh – tokoh pilihan kader yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas, serta elektabilitas yang tinggi untuk kita dukung nantinya.

Proses PEMIRA ini naru langkah awal, selanjutnya menjalin komunikasi dan silahturahmi dengan bakal calon yang ada, dengan parpol calon koalisi serta mengadakan survey ke masyarakat untuk mengukur elektabilitas calon yang ada, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here