Pilkada 2020, PKS Nunukan Tetapkan Usung Kader Internal

0
23

Nunukan – Pada Pemilu 2019, PKS Kabupaten Nunukan berhasil menambah jumlah kursi di parlemen, dengan perolehan 4 kursi pada pemilu 2019 dan berhak menempatkan salah satu unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Nunukan. Tentunya hal ini semakin mengokohkan bagi PKS sebagai salah satu partai besar di Nunukan.

Kepercayaan masyarakat kepada PKS pada Pemilu 2019 akan diperluas dengan ikut meramaikan pesta demokrasi pada Pilkada 2020, dimana PKS akan mengusung kader internal untuk maju pada perhelatan Pilkada Nunukan 2020.

Melanjutkan semangat momentum pada Pemilu 2019, PKS ingin memperluas kerja – kerja sosialnya melalui eksekutif dengan mengikuti Pilkada serentak tahun ini. Dalam perkembangan dan dinamika dilapangan, tentu PKS terus membangun komunikasi dengan sejumlah calon yang telah mendaftar pada penjaringan internal PKS beberapa waktu yang lalu. Momentum ini pun merupakan salah satu proses untuk memperkuat konsolidasi internal PKS.

“Keputusan PKS sudah final, yakni mengusung M. Nasir sebagai bakal Cawabup pada Pilkada Nunukan desember 2020 melalui hasil penjaringan internal yang dibuka beberapa waktu,” ujarnya Syafaruddin, Ketua DPD PKS Nunukan.

Keputusan itu secara tidak langsung menutup peluang nama lain, Burhanuddin, S.Hi yang juga mengikuti penjaringan bakal Cabup dan Cawabup di internal Partai Keadilan Sejahtera bersama M. Nasir. Sebelumnya PKS merilis dua nama kader yakni Burhanudin dan M. Nasir sebagai Cabup dan Cawabup Nunukan hasil penjaringan Internal. Hal ini dibenarkan oleh Ketua PKS Nunukan, Syafarudin.

”Benar dua nama itu yakni Pak Bur dan Pak Nasir adalah hasil pemira PKS, makanya dua nama inilah yang kita komunikasikan ke DPP untuk selanjutnya mengikuti tahapan penentuan nama kader yang akan kita usung,” sambut Syafar.

Pemilihan M. Nasir sebagai jagoan PKS pada pilkada mendatang, Syafar mengatakan, lebih dikarenakan pengalaman dan kapasitas kepemimpinannya selama ini memimpin DPW PKS Kaltara. Belum lagi, track record sebagai anggota DPRD Nunukan dua periode yang kemudian sukses terpilih kembali sebagai anggota DPRD Kaltara pada pemilu 2019 yang lalu membuat popularitasnya dan elektabilitas beliau sangat baik.

Di lain kesempatan, Khaeruddin, Sekretaris DPD PKS Nunukan yang menjelaskan bahwa ada tiga dasar pemilihan nama untuk diusung. Seperti, melihat track record secara moralitas, hukum, kapasitas dan kapabilitas serta diusulkan oleh mayoritas kader PKS menjadi pertimbangan kuat.

“M. Nasir memiliki rekam jejak yang sangat baik dipolitik Kaltara, dua kali menjabat anggota DPRD NUnukan, bahkan naik kelas dengan terpilih kembali sebagai anggota DPRD Kaltara pada pemilu 2019,  apalagi beliau saat ini menjabat sebagai Ketua DPW PKS Kaltara. Pengalaman kepemimpinannya sudah teruji, kurang apa coba,” terang Khaeruddin.

Terkait siapa yang akan beliau dampingi, PKS pun sudah hampir pasti bahwa hanya akan mengakomodir salah satu dari tiga bakal calon yang sudah mengikuti tahapan penjaringan yang dilakukan oleh partai. Tiga diantaranya adalah H. Basri, H.Danni Iskandar dan H. Mashur.

Meskipun belum menutup ruang untuk calon eksternal dari partai lain, Syaafruddin mengatakan sejauh ini hanya ketiga calon itu yang intens membangun komunikasi strategis dengan PKS. Jadi ketiga nama itulah yang sudah kami komunikasikan dengan pihak DPP PKS.

”PKS tetap terbuka untuk siapa saja, tapi yang pasti baru tiga nama itu yang sudah mengikuti tahapan yang dilakukan oleh partai,” jelas Syafar

Meski demikian, ia mengaku partai terus menunggu perkembangan politik Nunukan, partai tetap proaktif membangun komunikasi dengan sejumlah partai lain.

Disinggung mengenai arah koalisi PKS, Syafar mengaku belum bisa memberikan keterangan pasti partai mana saja yang sudah searah dengan politik PKS. Yang mendekati kemungkinan final itu baru partai Demokrat. Hal ini dikarenakan dua dari tiga bakal calon Bupati usungan PKS adalah Kader Demokrat, sementara Mashur kita belum tau partai apa yang diajak bergabung, kita tunggu saja perkembangan politik selanjutnya, yang jelas mayoritas partai pemenang pemilu 2019 sudah memberikan sinyal positif, tutupnya.

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here