Pengamanan Ramadan Diperketat, Polisi Gelar Operasi Khusus

0
17
https://korankaltara.com/pengamanan-ramadan-diperketat-polisi-gelar-operasi-khusus/

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pengamanan selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah atau tahun 2021 ini, bakal diperketat oleh aparat kepolisian. Hal ini dilakukan Polri, menyusul adanya keputusan diperbolehkannya pelaksanaan salat tarawih oleh pemerintah. Kepolisian meminta agar protokol kesehatan (prokes) benar-benar di terapkan di setiap masjid yang melaksanakan salat tarawih nanti.

“Kalau kita kan hanya memastikan ibadah berjalan dengan aman. Untuk penerapan Prokesnya, kita minta pihak pengurus masjid yang benar-benar memperhatikannya,” kata Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono, melalui Kabid Humas Kombes Budi Rachmat.

Budi mengungkapkan, pengamanan di tempat ibadah akan dilihat dari jumlah jamaah. Karena apabila setiap tempat ibadah dilakukan pengamanan, tentu akan terbentur dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) kepolisian. Namun, lanjut dia, tempat ibadah yang jamaahnya cukup banyak tentu akan dilakukan pengamanan maksimal demi memastikan jalannya berjalan aman dan lancar.

“Kalau pengamanan tiap masjid, kita lihat kapasitas masjidnya. Kalau di Tanjung Selor kan, itu masjid Agung. Pasti kita amankan nanti. Kita juga minta untuk penerapan prokesnya. Kalau masjid-masjid yang jamaahnya sedikit, kita minta pengurus (masjid) yang menerapkan protokol kesehatan bagi jamaahnya nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Budi, demi memastikan situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah ini, kepolisian bakal menggelar operasi khusus mulai 12 April hingga 25 April.

Operasi dengan sandi “Keselamatan Jaya Kayan 2021” itu, kepolisian bakal melakukan patroli setiap malamnya, demi memastikan kondusifitas kamtibmas Kaltara.

“Sasarannya seluruh masyarakat yang tidak patuh protokol sekaligus berkampanye menyebarkan pamflet dan bagi-bagi masker. Serta memastikan situasi kamtibmas di Kaltara tetap kondusif selama ramadhan nanti,” jelas Budi.

Selain itu, kepolisian juga bakal mengkampanyekan agar masyarakat tak melakukan mudik pada tahun ini. Alasannya sendiri, demi memutus penyebaran Covid-19 yang masih melanda tanah air, termasuk di provinsi paling bungsu di Indonesia ini.

Seperti diketahui, Pemerintah kembali melarang aktivitas mudik di momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini dengan salah satu alasan yaitu tingginya angka penularan dan kematian akibat wabah covid-19 setelah beberapa kali libur panjang. Khususnya setelah libur natal dan tahun baru.

“Jadi kita juga tetap minta kepada masyarakat, untuk tidak mudik lagi di tahun ini. Karena ini demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Budi meminta, agar seluruh masyarakat Kaltara memperhatikan situasi saat ini. Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kaltara, diharapkan masyarakat benar-benar mentaati apa yang telah menjadi keputusan pemerintah.

“Terutama untuk tidak mudik dulu. Karena demi keselamatan bersama. Sementara untuk salat tarawih nanti, kita harapkan prokes bisa benar-benar diterapkan. Kita juga minta masyarakat untuk mengurangi aktifitasnya, terutama di malam hari saat puasa nanti,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

sumber: https://korankaltara.com/pengamanan-ramadan-diperketat-polisi-gelar-operasi-khusus/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here