Mimpi….

0
346

Oleh AGUS WAHONO (Sekum DPW PKS Kaltara)

Lima belas tahun lalu, kupandangi satu persatu wajahmu..
Wajah-wajah yang menyenangkan dan penuh optimis…
Engkau duduk melingkar dengan penuh harap…
Mendengarkan kata demi kata yang keluar dari lisan ini…
Dengan semangat…mari kita bangunkan masyarakat yang terlidur lelap…
Dan saat ini, aku bisa tersenyum dan bersyukur…engkau telah menjadi bagian dari perubahan itu…
1997

Segores harapan akan sebuah peradaban, mungkin itu kata-kata yang tepat untuk diekspresikan. Yaa…itulah yang terus diajarkan hingga saat ini dalam membangun sebuah mimpi.
Pandanglah wajah-wajah mereka sebagai sebuah peradaban dan bangunlah mimpi bahwa suatu saat kelak merekalah pelaku-pelaku utama perubahan di negeri ini..
Untuk itu, butuh modal besar dalam merealisasikan mimpi itu:
1. Niat
Membangun niat ikhlas karena Allah akan mengantarkan kita pada frame yang jelas akan sebuah perjalanan. Niat akan menguatkan tekad dan mengokohkan kaki dalam berjalan.
وَقُل رَّبِّ أَدۡخِلۡنِي مُدۡخَلَ صِدۡقٖ وَأَخۡرِجۡنِي مُخۡرَجَ صِدۡقٖ وَٱجۡعَل لِّي مِن لَّدُنكَ سُلۡطَٰنٗا نَّصِيرٗا ٨٠

Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong (QS Al Israa: 80)

2. Kesabaran
Perjalanan menuju mimpi bukanlah perjalanan pendek namun sebaliknya, dia adalah perjalanan panjang. Jalan yang akan dilalui juga merupakan jalan penuh liku dan onak duri. Maka kata yang tepat untuk melaluinya adalah dengan kesabaran.
Kesabaran dalam membimbing, kesabaran dalam mengarahkan dan kesabaran dalam memberi tauladan dan kesabaran dalam membangun cita-cita.

إِنِّي جَزَيۡتُهُمُ ٱلۡيَوۡمَ بِمَا صَبَرُوٓاْ أَنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ ١١١

Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang” (QS Al Mu’minun:111)
3. Kesungguhan
Tidak ada keberhasilan tanpa di topang oleh kesungguhan, antara kesungguhan dan kesabaran ibarat dua kaki yang berjalan menuju suatu tujuan…iramanyapun diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan gerak langkah yang sama.
Kesungguhan akan menguat dalam diri kita ketika kita mampu melihat bahwa apa yang kita lakukan akan menghasilkan sesuatu yang besar, oleh karena itu, bayangkanlah bahwa sesuatu yang manis yang akan kita dapatkan kelak dikemudian hari

4. Pengorbanan
Seberapa besar pengorbanan yang diberikan maka sebesar itupula hasil yang di dapatkan – insya Allah-. Teringat akan sebuah kisah, dimana beberapa sahabat menghadap Nabi Muhammad saw untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menyampaiakan kepada Rasulullah agar cobaan dan ujian yang mereka hadapi bisa diangkat oleh Allah. Namun, dengan bijak Rasulullah menyampaikan kepada mereka, bahwa dahulunya ada orang-orang yang seperti mereka, namun mereka terus bersabar atas apa yang mereka alami. Bahkan ada diantara mereka yang disisir dengan sisir besi sehingga terpisah antara tulang dan daging. Adapula yang digergaji hingga terbelah, bahkan ada yang kaki dan tangannya diikatkan pada empat ekor kuda dan secara serentak berlari diempat penjuru angin, namun sedikitpun mereka tidak mengeluh apalagi minta diringankan..

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشۡرِي نَفۡسَهُ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِۚ وَٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ ٢٠٧
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya (QS Al Baqoroh: 207)

5. Cinta
Begitulah kekuatan cinta yang mampu menarik semua potensi di dalam diri untuk mewujudkan cintanya. Cinta akan hadirnya kejayaan yang nantinya akan meninggikan Kalimat Nya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY