Magnet Al-Maidah 51 (Panggung 212)

0
180

Jiwa ini menerawang, hati ini terasa mengawang, ingin ku bersamamu kawan dan hadir di sisimu, aku ingin menjadi bagian dari sejarah..ku kan kisahkan pada peradaban, agar generasi kedepan ada kebanggaan, serta menjadi teladan…..

Suara Takbir yang engkau kumandangkan, bukan hanya membahana pada pelosok negri ini, tetapi Takbir mu mengetuk pintu langit, bahkan menggetarkan si pemilik Arasy..

Pekik suara merdeka memekakan telinga, magnet itu begitu kuat sampai membuat tersentak si pelamun, dan membangunkan yang tidur……

Tahu kah engkau kawan…. doa dan dzikir yang engkau lantunkan, membuat lunglai si pongah yang arogan, menarik si penguasa untk mendekat ke arena panggung…. itu adalah doa dan dzikir dari hati yang juga akan sampai ke hati…..

Taujih mu membuat merinding aroma jiwa, engkau menjadi khatib bagi si pendengar membuat air mata jadi teruarai…..

Pencibir pada tahu diri, bahwa gerakanmu, adalah gerakan hati, yang lahir dari nurani serta menyentuh sanubari…..

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… Merdeka

H.Syamsuddin Arfah, S,Pd,I.M.Si   (Aleg PKS DPRD Kota Tarakan)

#Ciri_Bangkit_Peradaban_Islam

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY